Main Ke Perkebunan

…cari ilmu sampai dapat, sungguh senang, amat senang…

(Lagu Anak-Anak: 1234 (Satu Dua Tiga Empat) )

Pola pandang dan cara pandang saya terhadap konsep dan teknis ‘cari ilmu’ sekarang rasanya banyak berubah dibanding zaman kuliah reguler dan setahun pasca kelulusannya. Dulu masih sok-sok-an mikir kerja di lab, meriksa spesimen, analisis, that’s it . Seiring dengan bertambahnya usia dan pengalaman serta paparan dari lingkungan dan semesta, saya merasa sedikit banyak merubah pola pikir sempit itu. Cukup prolog yang agak bau-bau curhat ini.

Hari ini 28 Feb 2016, saya dan empat teman kantor mendatangi perkebunan sayur dan tanaman holtikultur lainnya yang ada di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Gara-gara saya sedikit bangun kesiangan, jadi molor satu jam. Kami sambangi karena kami menanam sedikit modal di sini, sekalian jalan-jalan pakai angkot. Ternyata asli lebih asik naik angkot, kita bisa bercengkrama ngobrol banyak, gak kena angin dan gak perlu kebut-kebutan. Jalan lewat pasar becek (setelah sekian lama) dan jalan menuju perkebunan.

Saya parkir motor di UPI, lanjut naik angkot Lembang St.Hall dari Ledeng menuju Pasar Lembang (Rp 5.000). Lanjut dari pasar naik angkot Lembang Maribaya Cibodas (warna kuning agak coklat), tanya dulu mang supirnya apakah sampai ke Cibodas atau cuma sampai Maribaya (ke Cibodas tarif Rp 6.000). Naik angkot bareng dengan ibu-ibu yang baru selesai belanja bawa belanjaan banyak, asik! Rasakan kearifan lokalnya hahaha.

FYI, kalau mau ke resor atau air terjun Maribaya, bisa juga naek angkot ini. Lebih praktis sih kalau gak mau pusing bawa kendaraan hehe. Sampai di lokasi kita ditemani Iqbal, alumni ITB angkatan 2010 yang ikut bantu di usaha agribisnis ini. Kita jalan sampai ke kebun lalu kehujanan dan berteduh di salah satu rumah plastik (green house? haha). Ngbrol banyak dengan Pak Doyok tentang dunia agribisnis. Pada intinya, mungkin seperti yang sudah banyak diketahui orang banyak, kalau di kita (Indonesia, Jabar khususnya) lahan-lahan subur untuk perkebunan banyak, namun kurang dimaksimalkan. Poin-poin yang saya dapatkan:

  • Gap pendidikan yang jauh antara petani lokal dan para distributor/agen/tengkulak.
  • Kualitas bibit impor dan fasilitas pendukung teknis di kebun yang sederhana. Bibit unggul impor karena negara maju yang punya ilmu dan berusaha membuat petani lokal tergantung pada mereka.
  • Sudah sedikit ada kemajuan karena ada dukungan modal dari pihak ke-3 dan bantuan tenaga berpendidikan di area hilir.
  • Sistem tatakelola agrikultur yg baik (Good Agricultural Practices) sangat dianjurkan untuk dilakukan. Tak mesti ketat seperti industri farmasi, tapi setidaknya berbagai proses tercatat rapi dan terdokumentasi sehingga jika ada pembeli, dokumen2 pendukung siap berbicara haha.
  • Sedikitnya anak muda, khususnya lulusan sarjana pertanian dan sejenisnya, yang berkecimpung langsung di dunia agribisnis.

Secara keseluruhan, perjalanan ini asik. Bertemu dengan bapak-ibu petani, nanya-nanya dan ngobrol pakai Bahasa Sunda. Rasanya malu ketika sesama orang Sunda, sama-sama tinggal di Bandung (Kota dan Kabupaten beda dikit), tapi gak dukung kegiatan dan makan sayuran yang mereka tanam. Mudah-mudahan bantuan kami cepat membuahkan hasil sayuran brokoli yang segar

DSC00732
image credit: Anil Putri

About feriyadiramen

An INTP long life learner

2 comments

  1. auliafaizahr

    wqwq nanya parkir teh mau ulin kesini haha

    Like

    • akakak betul sekali teh… enak juga ya ngadem2 sepi di upi pagi/sore. Kemarin solat ashar ngeliat mhswa baru sragam putih-item lagi ‘dikader’ sama seniornya jadi inget masa2 dibodohi hahaha.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: