Pengalaman Ikut Sidang Tilang

Ditilang radius +-300 meter dari rumah

Hari itu hari saya libur dari kerja alias cuti. Sudah punya beragam rencana di hari itu namun karena saya leha-leha jadi baru keluar rumah sekitar pukul 10:30. Menggunakan motor beat hitam generasi pertama, seperti biasa saya lewat jalan gunung batu menuju dr.Djunjunan. Dasar aves apes, di sekitar jembatan tol gnbatu-rancabali ada razia lalu lintas dan saya dihentikan oleh salah satu polisi karena ternyata lampu motor saya mati. Tidak bisa mengelak, akhirnya saya ditilang. Bapak polisinya bagus tidak menawarkan ‘damai’, tapi kurang ajarnya beliau malah menyalakan rokok lalu merokok lah sambil menulis surat tilang saya. Seperti biasa saya suka batuk drama kalau dekat orang yang merokok, karena bagi saya sang polisi sudah melanggar hak saya untuk menghirup udara segar (ceilahhhh tetep weh ditilang). Di akhir perbincangan dan proses pembuatan surat tilang saya mengucapkan “hatur nuhuuuun”. Jengkel sih, aturan yang aneh hari menyalakan lampu di siang hari itu bertentangan dengan prinsip hemat energi. Gak ngerti apa pikiran si pembuat undang-undang itu.

 

Hari Sidang

Jumat tanggal 18 Desember 2015. Saya seperti biasa pergi ke kantor sekitar pukul 05:45, tiba di kantor pukul 06:00 untuk simpan tas dan absen sidik jari lalu langsung menuju pengadilan negeri Bandung. Sampai di lokasi (jalan Riau, perempatan jalan Citarum) pukul 06:20 an, belum ada motor pengunjung yang parkir . Saya pengunjung sidang pertama sepertinya, sampe sempat foto-foto lokasi dan melihat petugas kebersihan bersih-bersih dan baru mandi pagi. Setengah jam kemudian datanglah pengunjung lain yang akan sidang juga, semakin siang, semakin banyak pengunjung hingga ratusan orang. Akhirnya mulai diberikan nomor antrian, saya dapat nomor satu karena menyimpan surat tilang paling awal. Lalu harus menunggu sampai sidang dinulai, kalau tidak siap menunggu, pasti mati bosan, untung saya sudah siap dengan membawa si Kobo. Setelah sekian lama tidak merasakan damainya membaca tanpa godaan hahaha.

IMG_9646

meja pengumpulan suat tilang masih kosong belum ada petugas

IMG_9647

meja pengumpulan suat tilang masih kosong belum ada petugas

IMG_9649

Nomor Satu

IMG_9650

Mulai penuh…

IMG_9645

ruang sidang tilang

 

Di ruang sidang…

Sekitar pukul 08:30 mulailah dipanggil mulai dari nomor satu sampai sekitar 20. Masuk bersamaan ke ruang sidang dan duduk di kursi tunggu (lagi). Sang Bapak Hakim dan teman-temannya baru beres senam pagi katanya (orang-orang nunggu, lah coba dipercepat yaa). Mereka lengkap sekitar pukul 09:00, dimulailah drama ini dengan ketukan palu.

 

IMG_9651

belum pada datang

Saya dipanggil ke kursi panas dan 5-6 orang lainnya. Ditanya oleh hakim:

Hakim Ketua: “Feriyadi, ini kenapa kesalahannya.”

Saya: “lampunya mati”

Hakim: “lampunya mati…” (dilanjutkan berbicara yang saya tidak bisa dengar, dia yang suaranya pelan atau saya yang kurang dengar hahaha)

 

Akhirnya saya maju untuk ambil berkasnya, bergeser ke orang di sebelahnya si hakim, sampai ke ujung dan ke meja terpisah untuk setor duit. Yaaaa setor denda cooy, senilai Rp 75.000,00 plus biaya sidang atau apalah itu Rp 1.000,00. Asem sih, lumayan juga ternyata. Meski proses sidangnya berlangsung kurang dari satu menit, tapi buang waktu untuk menunggu, emm investasi waktu selama 2,5 jam disitu berakhir dengan bayar dan SIM saya dihunus oleh stepler besar ckckck. Saya lupa seharusnya meminta bukti pembayaran denda, tapi sudah nanggung keluar ruangan gak mau buang waktu lagi ya sudahlah yang penting sudah beres.

 

KESIMPULAN:

  1. Datanglah sepagi mungkin demi mendapatkan nomor antrian antara 1-20
  2. Siapkan alat atau kegiatan untuk ‘killing time’ , waktu adalah pedang.
  3. Pastikan tempat sidang adalah benar. Karena ada beberapa orang yang salah tempat (ada beberapa yang seharusnya ke polres kota bdg)
  4. Jangan sampai kena sial tilang apalagi tilang gara-gara lampu mati gak lucu gak asik

 

Terima kasih

 

 

About feriyadiramen

An INTP long life learner

3 comments

  1. auliafaizahr

    SELAMAT LULUS! CUMLAUDE! #sensisamakatasidang
    itu mau sidang atau mau tes kerja ? semangat amat nomor urutnya 1 x)))))
    kalo motor keluaran diatas 2012 udah default di on sih lampunya haha (peluk2 bohay)

    Like

  2. mhilal

    Wow, ini baru pengalaman. Ini layak dibagikan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: