Tambah Daya Listrik Rumah dari PLN

Pelayanan Baik PLN untuk Tambah Daya Listrik Rumah Tangga

 

Berawal dari rasa kesal akan keberadaan debu-debu di rumah yang selalu membuat saya bersin-bersin, memunculkan rasa ingin memiliki alat penyedot debu atau lebih populernya disebut vacuum cleaner (VC). Demi menghirup udara yang bersih, selama ini saya selalu meminjam VC milik bibi/tante yang rumahnya bersebelahan, lama-lama tidak enak juga kalau sering pinjam dan harus capek-capek bawa dan mengembalikannya sehabis pakai. Dari situ saya cari-cari model VC di toko-toko elektronik online. Akhirnya jatuh pilihan ke Panasonic Cocolo+ (Cocolo Plus) MC-CL431, dengan pertimbangan utama filter utama HEPA dan harga yang tidak terlalu tinggi (1,2jt an). Barangnya datang relatif cepat (terima kasih jualelektronik.com) daripada yang saya perkirakan, padahal Jakartanya sedang becek-becek banjir.

Langsung lah di malam hari saya coba, pas dicolok…. pfff langsung ngajepret (istilah mati listrik dalam Bahasa Sunda). Dicoba tiga kali, hasilnya tetap sama, mati terus akhirnya menyerah lah sudah. Keesokan harinya saya coba di rumah sebelah (rumah bibi), yang daya listriknya 1.300 VA (Volt Ampere), hasilnya sama hahahhaha. Di dalam hati langsung berkecamuk, “siaaall salah beli VC nih, dayanya kegedean”. Saya pikir daya yang dibutuhkan adalah 350 watt, padahal ini adalah suction power atau kekuatan sedotannya. Di brosurnya, energi yang dibutuhkan itu sekitar 1.200-1.450 watt, yang tertulis di produk itu max input 1.600 watt. Dasar dulu jaman SMA emang paling eneg sama fisika, tapi akhirnya jadi ngerti tentang energi listrik yang disediakan PLN dari kejadian ini (nyanyi semua ada hikmahnya ost sinetron Ramadhan).

Menghindari omelan dan debat Bapak saya yang wasweswos, saya langsung buka laman resmi PLN (pln.co.id) dan baca-baca tentang daya listrik di rumah. Tertanya sekarang (nampaknya sudah sejak 2012), PLN menerima permohonan untuk tambah daya via online. Lalu coba-coba simulasi tambah daya (gampang, tinggal memasukkan kode pelanggan atau nomor meteran listrik). Kapasitas daya maksimal listrik di rumah saya itu 900 VA, coba mau ditambah ke 2.200 VA, dituliskan harus bayar sekitar 1,2jt. Masih mengerutkan dahi, “kok mahaaal yaa”, akhirnya cari info lagi di blog dan web lain. Sampailah di blog, beliau tambah dari 450 VA ke 900 VA, biayanya 300rb an, itu tahun 2013 akhir. Ada pula yang sedang dapat promo gratis tambah daya via permohonan online. Di kolom komentarnya ada yang bilang kalau mau tambah daya dibawah 6.000 VA harus migrasi ke pemakaian token (prabayar). Tertanya memang betul, di kolom pilihan ‘daya yang mau ditambah’ tidak ada pilihan yang lebih kecil dari 6.000 VA untuk pascabayar, kalaupun ada biayanya mahal bingit sampe 5jt kalau tak salah. Saya putuskan untuk pilih 2.200 VA saja, karena golongan tarifnya sama dengan yang 1.300 VA dan vacuum cleaner saya butuh setidaknya 1.600 VA untuk bisa kerja.

Setelah melakukan permohonan online, tiga hari kemudian baru bayar via atm Mandiri. Soalnya saya coba bayar via internet banking tidak ada pilihan bayar tagihan PLN lain, padahal BRI Syariah punya opsi ini di aplikasi mobile ini (bisa jadi masukan untuk pihak Bank Mandiri dan PLN untuk menyediakan opsi ini di internet Bankingnya). Saya bayar hari Senin tanggal 16 Februari 2015 via ATM, lalu konfirmasi telepon ke (021)123 via ponsel untuk konfirmasi apakah pembayaran saya sudah tercatat atau belum karena di perkembangan status permohonan di website masih belum diupdate, syukurnya sistem memang langsung mencatat transaksi yang sudah dilakukan, meski di web belum diperbaharui. Tinggal tunggu lah sampai maksimal 5 hari kata mbaknya.

Penantian pun dimulai. Saya pikir bakal dateng hari Jumat/Sabtu 20/21 Feb, taunya dateng di Hari Kamis tgl 19 Feb 2015 yang jelas-jelas itu hari libur nasional untuk imlek. Di kala suasana ramai gongxigongxi, dua orang petugas PLN itu datang… mulai terharu. Langsung lah mereka bekerja sesuai pesanan. Sayangnya, di web permohonan tambah daya tidak disebutkan tentang ‘sikring’ yang dimiliki pihak kedua (pelanggan) yang ternyata di luar baiya pembayaran tambah daya. DI rumah saya yang asalnya 6 ohm, harus jadi 10 ohm kata petugasnya. Bayarnya 85rb, saya pikir daripada ribet dan jeprut2 lagi ya sudah lah pasang saja meski si sikring 10 ohm yang dibawa petugas itu bukan barang yang ‘brand new in the box’.

Pemasangan selesai, tanda tangani surat terima jual beli energi listrik, langsung lah saya coba si VC Panasonic… dan… wusshhhh sedooottt🙂 Mendadak seneng karena bisa sedotin si debu-debu mikro yang nempel di sofa, kasur, karpet, bantal, atau dimanapun tempat tiduran/yang bisa dipake tidur.

 

Sekian pengalaman saya dalam menambah daya listrik dari PLN, sangat senang dengan pelayanan yang cepat dan mudah, tak usah buang-buang waktu dan tenaga untuk mendatangi kantor PLN yaa. Sudah zaman nya sistem online yang bekerja :)! Sebagai sesama pegawai BUMN harus rada bangga kalau pelayanannya bagus kaya begini hehe… tinggal pelayanan para PNS daerah/negara dan anggota DPR/MPR terhadap rakyat nihh.

 

 

setelah berjalan 3 minggu, terasa bgt pengeluaran listrik naik lebih dari 100% 😭😭😭 seminggu habis 50rb. Coba listrik yang dulu,dgn pemakaian yg kurang lebih sama, hanya bayar kira-kira 85rb satu bulan. Asem nih kalau yang ini…. kadang saya kangen dengan bayar listrik cuma 90rb/bulan.

About feriyadiramen

An INTP long life learner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: